UMKM "TERCERAHKAN" ALFAMART GELAR PELATIHAN MANAJEMEN RITEL



Puluhan pelaku UMKM mengikuti pelatihan manajemen ritel modern yang digelar PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (pengelola Alfamart dan Alfamidi) di Stock Point SSP Alfamart Cabang Serang, Ciriu, Kota Cilegon, Selasa 24 April 2018.

Branch Manager Alfamart Serang, Ikwan Ngabdi Raharjo menyampaikan, pelatihan yang melibatkan pelaku UMKM ini digelar secara rutin setiap tahun dan di setiap wilayah yang memiliki jaringan toko Alfamart.  Sambungnya lagi, tujuan dari pelatihan ini mengajak para UMKM untuk memahami manajemen ritel modern.  Ritel tradisional dan ritel modern sudah saatnya tumbuh berdampingan.  Keduanya harus bersinergi.

Bentuk sinergi yang dilakukan Alfamart dengan peritel tradisional yakni melalui program Outlet Binaan Alfamart (OBA).  Program tersebut dijalankan dalam dua bentuk.  Pertama, memberi pelatihan manajemen ritel.  Kedua, menyediakan layanan pesan antar barang dengan harga khusus bagi member pedagang OBA.  Selain itu, juga ada bedah warung yang dialankan bagi member terpilih.


Hal ini sejaan dengan visi perusahaan, yakni menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pedagang kecil. Pedagang ritel tradisional perlu dibekali dngan ilmu manajemen ritel modern agar memiliki daya saing.  Materi yang disampaikan dalam pelatihan manajemen ritel modern ini antara lain tentang manajemen penataan barang, pengaturan persediaan barang, manajemen keuangan (cash flow), serta tips wirausaha.

Pada kesempatan tersebut Member relation Manager branch Serang, Kurdianto, memberikan pemaparan tentang materi terkait bagaimana pengelolaan warung secara baik sehingga terus berkembang dan maju.

Hal yang harus diingat saat mengelola warung adalah harus memiliki ciri khas sehingga selalu diingat oleh konsumen.  Selain itu konsisten jam operaional serta memperhatikan persediaan barang yang dijual. 

Demikian yang disampaikan Bapak Kurdianto.  Betul juga, saya jadi teringat cerita penjual bubur di daerah Bekasi yang meraup omset sampai jutaan rupiah per harinya.  Kabarnya karena konsisten membuka jam operasionalnya jam enam pagi, karena menurut pengamatan dia jam segitu belum ada tukang bubur yang buka, sedangkan orang-orang sudah mulai keluar rumah untuk bekerja, dan bisa jadi belum sempat sarapan, jadi dia menyediakan kebutuhan itu.  Bagus idenya dan pintar melihat peluang. 

Barangkali ada yang ingin berwirausaha di rumah membuka warung serba ada, bisa bermitra dengan Alfamart.  Manfaatnya banyak kok, selain nggak usah capek belanja barang sendiri, secara berkala ada pelatihan dan reward untuk peritel member.  Satu langkah dengan berbagai keuntungan. Top!


Love,


Tidak ada komentar