LANGIT MUSIK, GAYA HIDUP BARU: MENIKMATI MUSIK TANPA BATAS



Waktu saya masih dalam kandungan, yakin deh Mamih saya belum familiar dengan manfaat musik klasik bagi perkembangan janin. Tapi, Papih saya penggemar musik klasik. Koleksi kaset musik klasiknya nggak main-main, walau masih kalah jauh sama koleksi bukunya (ini saya saksikan setelah saya besar tentu saja). Ya, biarpun nggak dengan sengaja memperdengarkan musik klasik pada saya, tapi sedikit-sedikit saya terpapar musik klasik juga kan setiap Papih memutar kaset koleksinya. Lumayan lah.

SEX EDUCATION SEJAK DINI LEWAT BUKU CERITA, WHY NOT?



Once upon a time... saya lagi "gogoleran" santai sambil nonton tivi sama anak sulung, laki-laki, masih duduk di bangku TK. Waktu itu saya masih aktif kerja kantoran. Nggak tahu gimana asalnya, tahu-tahu di televisi tayang acara dangdutan yang cukup seronok. Penyanyinya berbadan montok yang hobi joget jinjit sebelah kaki terus geol-geol (tahu dong siapa). Tiba-tiba si anak ngomong gini, "kalau liat yang kayak gitu ini kakak suka jadi keras kayak mau pipis." sambil menepuk daerah kemaluannya.

Kaget dong saya. Anak sekecil itu udah bisa merasakan stimulan yang mengarah ke ereksi. Tapi saya tahu kalau si anak belum ngerti proses yang sedang terjadi di tubuhnya itu. Saya juga bingung harus gimana ya ngasih tahunya, Tapi, saya menjaga mulut supaya nggak langsung menghardik anak dengan kata-kata: ih jorok atau porno.

INDUSTRI RUMAHAN BISA MENEMBUS PASAR DUNIA, BISA? BISA DONG KAN ADA INTERNET



Sejak kecil saya doyan banget nyemil berbagai jenis makanan yang kriuk-kriuk gurih, yaaa... sejenis kerupuk atau keripik gitu, termasuk di dalamnya EMPING melinjo. Kalau Bahasa Sunda melinjo itu disebutnya tangkil. Selain digadoin, saya paling suka makan emping celup... alias emping lunak yang sudah direndam kuah soto atau sop. Sedaaap...