PERAN BLOG SEBAGAI PENYUMBANG CONTENT MARKETING


image of www.marketingland.com

Jika dua tahun yang lalu saya ditanya, apa kaitan blog dengan content marketing, sudah pasti saya geleng kepala. Nggak ngerti. Blog saya tahu, karena sempat juga ngeblog beberapa saat. Content marketing? blank. Tapi takdir menuliskan akhirnya saya harus berhubungan dengan dua hal yang disebutkan itu: blog dan content marketing.

TO MAKE YOU FEEL MY LOVE



Jakarta
Hujan masih rapat membungkus malam.  Guruh sesekali menggeram di kejauhan.  Jam digital di meja menunjukkan angka 23:45. Menjelang tengah malam dan Kin belum sedetik pun terlelap.  Matanya masih enggan dipejamkan.  Perempuan itu sedang gelisah.  Kin bangkit meninggalkan kehangatan ranjangnya.  Ia duduk di ceruk jendela. Sinar matanya redup menatap galur-galur bening di kaca jendela.

CARA MUDAH KETAHUI TIPE RUMAH IDAMAN




Pernah merasa bingung saat akan merenovasi rumah? Atau ketika ingin mengubah interior rumah?  Atau ingin membeli pernak-pernik rumah tapi nggak tahu apa yang harus dibeli?

Lalu, Buibu mengira-ngira saja bagaimana model rumah, atau tipe interior, dan asal beli pernak-pernik yang kelihatannya bagus di mata Buibu.  Ketika sudah jadi, sudah dipasang, sudah diaplikasikan di rumah, kok hasilnya mengecewakan.  Kurang ini, kurang itu, nggak pantas, nggak bagus, pokoknya nggak puas. Apa sebabnya?

ASUS ZENFONE 2 : HARGA SATU DAPAT DUA



Memiliki puteri kembar itu-- walau menyenangkan-- bukanlah hal yang mudah. Namanya langsung ada dua anak, otomatis harus siap segala sesuatunya serba dobel. Terutama tenaga untuk mengurus mereka dan pengeluaran *senyum*.

[REVIEW] 19 JURUS MABUK: MENAKLUKAN KETAKUTAN MENJADI PENULIS



Judul Buku : 19 Jurus Mabuk Penulis Sukstres
Penulis : Mayoko Aiko, Ceko Spy, dkk
Penerbit : Universal Nikko
Cetakan : I, Agustus 2015
Jumlah Halaman : 285 halaman
ISBN : 978-602-9458-21-3


Bukan takut barangkali, tapi nggak percaya diri.  Iya, nggak pe-de-nya itu karena belum apa-apa sudah takut duluan. Takut mencoba, takut salah, takut nggak bagus, takut kehabisan ide, dan sebagainya. 

[REVIEW] DUEL JAGOAN SASTRA DI SEKOLAH



Judul Buku : Claudia vs Nadia
Penulis “ Sarah Ann
Penerbit : Noura Books
Cetakan : I, Juli 2015
Jumlah Halaman : 104 halaman
ISBN : 978-602-0989-64-8

Di usia belia (sekolah dasar) sangat biasa seorang anak—apalagi yang berprestasi—punya rival atau saingan. Disirikin teman. Dipandang remeh. Dimusuhi. Hal-hal seperti memang terjadi di dunia nyata. Saya juga mengalami kok *mau bilang cukup berharga ya, disirikin dan dimusuhi- ngakak*

[CERPEN] LIMA PULUH TAHUN MENCINTA


Rumah besar itu sedang ramai.  Di setiap sudutnya lampu-lampu menyala terang benderang. Aroma suka cita meruap ke udara.  Senyum bertebaran di antara hangatnya obrolan, bocah-bocah yang berlarian, sesekali derai tawa sayup di udara.  Suasana gembira di sebuah pesta.

[REVIEW] GO KEO NO NOAKI 4: GETARAN YANG SAMA





Judul Buku : Go Keo No Noaki 4: Rahasia Sahabat
Penulis : Ary Nilandari
Penerbit : Kiddo
Cetakan : I,  September 2015
Jumlah Halaman : ix + 189 halaman
ISBN : 978-979-91-0938-5


Sahabat terdiri atas segala macam: darah, daging, tulang, perasaan, kebaikan, keburukan, dan misteri. Bagaimana mungkin kamu pilih-pilih, sementara kamu sendiri ingin diterima utuh apa adanya? (Ary Nilandari, GKNN 4, halaman 175)

Kisah persahabatan yang dilukiskan ciamik oleh penulisnya, yang bisa membuat saya sampai terhanyut tentu saja Laskar Pelangi. Di ulasan saya (dulu), saya menulis bahwa membaca Laskar Pelangi, membuat saya seolah-olah sedang duduk di akar pohon asam (kalo nggak salah ingat) dan memperhatikan sepuluh bersahabat itu menjalani hari-hari mereka. Sempat cemburu pada tokoh Flo, yang tiba-tiba muncul dan bergabung dengan mereka. Saya ingin sekali menjadi anak ke-11 dalam kelompok itu.

[REVIEW] GO KEO NO NOAKI PART 3: KEY TO THE SOUL, CACAR AIR, ANGON BEBEK, APA LAGI INI?




Judul Buku : Go Keo, No Noaki 3: Teka Teki K2Soul
Penulis : Ary Nilandari
Penerbit : Kiddo
Jumlah halaman : xii + 156 halaman
Cetakan : I, Mei 2015
ISBN : 978-979-0872-2


Selalu merasa senang jika ada teman penulis yang meminta bukunya untuk direview. Namun, tak semua teman "berani" mereviewkan bukunya pada saya, hahaha... kenapa, sih? Kadang-kadang ada perasaan nggak enak hati juga jika harus memberi ulasan jujur. Tapi, karena teman yang satu ini sudah wanti-wanti agar memberi review yang objektif, hati pun merasa tenang dan happy mengerjakannya.