CERITA TENTANG PENYELAMAT DATE MAMA DAN KEYAAN



"Dek, lihat Mama foto sama ikan hiu," sambil saya perlihatkan foto di Festival Laut, soalnya anakku ini ngefans banget sama ikan hiu. Buku favoritnya adalah apa pun yang ada ikan hiunya.

"Ya, Mama sih nggak ajak, Keyaan..." 

Deg! Pertama...

"Dek, ih asyik lho tadi Mama ke pameran mobil. Keren-keren banget mobilnya, ada truk yang mirip Optimus Prime loh..."

"Ah, Mama nggak ngajak Keyaan..."

Deg! Kedua...

Sampai kemudian deg-deg berikutnya yang bikin hati berasa dicubit sekaligus tersadar. Iya ya, kok sekarang saya jarang melewatkan waktu berdua sama dia. Sepertinya saya keasyikan sendiri dengan urusan "play-work" ini. Saya sebut play-work karena pekerjaan saya sekarang lebih banyak mainnya walau tetap harus memperhatikan tanggungjawab-nya juga.

Keyaan itu lahirnya tak terduga, untungnya pas saya sudah resign dari pekerjaan. Satu-satunya anak saya yang "kepegang" banget, asli sama sekali nggak kena tangan asisten ya dia itu, beda sama kakak-kakaknya *hehehe*. Jadi, memang bounding antara kami agak berbeda dibanding saya dengan kakak-kakaknya. Kata papanya sih kita berdua itu nggak terpisahkan, nempel kayak perangko sama amplop. Keyaan sebagai perangko, saya sebagai amplop ukuran very jumbo  ^_^

"Tapi kan De Key harus sekolah..."

Itu kalimat paling mujarab supaya saya nggak terlalu feeling guilty dan Keyaan juga nggak terlalu sedih. Saya kasih pengertian, karena dia sekarang udah SD nggak bisa seenaknya bolos-bolos lagi seperti waktu di TK *memang waktu Keyaan masih TK sering banget saya ajak membolos*. Tapi masa harus nunggu libur panjang sih kalau mau ngedate lagi sama Keyaan, masih lama juga kan. Ah, week-end dia libur sekolah, saya janji bakal ajak dia kalau ada acara di hari Sabtu atau Minggu. Ya itu juga kalau acaranya cocok bawa anak kan. Anggap aja liburan berdua *xixixi*

Pucuk dicinta ulam pun tiba, eh saya dapat undangan screening film yang kebetulan film keluarga dan jatuh pada hari Sabtu. Dan di hari yang sama itu acara Korea Content Expo yang saya pengen banget ke sana pas hari terakhir, jadi saya pikir bisa sekalian. Asyik kan dating sama Keyaan sekaligus ke dua tempat.

Segera saya kasih tahu kabar gembira itu sama Keyaan. Anaknya langsung menyambut gembira. Sip De... kita keliling Jakarta pakai busway ya. Mama juga suka keliling Jakarta pakai busway... padahal lagi nyasar tapi sok-sok anteng aja di busway :)))


Nah, sekarang ini nih hari H-nya saya ngedate sama Keyaan. Tapi, semalam sempat degdegan juga, soalnya badan Keyaan panas. Makin malam makin tinggi walau nggak sampai mencapai 40 derajat. Duh, pasti masuk angin deh, sebabnya dari pulang sekolah sampai sore dia main sepeda terus padahal udara lagi berangin. Disambung lagi main air sampai basah-basahan di mushola. Gitu deh anak-anak, kalau wudu barengan pasti jatohnya sambil main air.

Ya, namanya mamak-mamak pasti ngomel dikit lah. Soalnya papa udah ngasih lampu kuning, kalau panasnya nggak turun ya terpaksa batal deh rencana ngedate kami. Langsung deh Keyaan manyun dan nangis diam-diam. Sedih juga lihatnya.

Kalau sudah begitu, keluar lah senjata pamungkasnya: paracetamol. Sejak punya "anak kecil" lagi, di rumah selalu sedia obat penurun panas untuk jaga-jaga. Dan produk yang saya pakai turun-temurun dari jaman anak sulung, si Kembar, sampai Keyaan ini ya cuma Tempra. Soalnya Tempra direkomendasi oleh kakak saya yang dokter dan apoteker, jadi tenteram deh pakai Tempra sejak lama. Dan yang lebih penting lagi Tempra terjamin bebas alkohol.

Sebelum tidur saya beri setengah gelas takar (5 ml) Tempra rasa jeruk untuk Keyaan. Iya, yang rasa jeruk karena Keyaan kan umurnya udah 7 tahun, jadi minumnya Tempra Forte untuk anak usia 6 tahun keatas. Untungnya dia nggak susah kalau disuruh minum obat, apalagi kan ada "kepentingannya" *hehehe modus*

Produk baru untuk keperluan dokumentasi
source : dokpri
Menjelang subuh saya ukur lagi suhu badannya, ternyata udah turun. Tempra memang cepat meredakan demam karena bekerja langsung di pusat panas. Sebenarnya nggak cuma untuk demam aja sih, saya juga beri Tempra kalau Keyaan ngeluh sakit gigi atau sakit akibat luka habis jatuh. Soalnya Tempra juga efektif sebagai pereda nyeri.


Sebetulnya pagi ini badan Keyaan masih agak hangat. Tapi Keyaan keukeuh pengen pergi, syukurlah papa mengizinkan. Sebelum berangkat saya beri lagi setengah gelas takar untuk jaga-jaga. Walau belum sempat sarapan (karena Keyaan nggak biasa makan pagi banget, kita berangkat sekitar jam setengah tujuh dari rumah) tapi saya nggak khawatir, karena Tempra tidak menimbulkan iritasi lambung.

Dia happy banget, duduk manis di mobil travel habis ngasih janji kelingking nggak akan rewel selama ikut mama. Senyum manisnya mengembang terus. Wih, mamanya juga ikutan happy. Nggak lama setelah mobil jalan  dia pun tertidur pulas, hahaha...

Tiba di Jakarta, kita datangnya kepagian. Bioskopnya aja masih ditutup. Begitu lihat restoran cepat saji langganannya buka (karena 24 jam) langsung deh minta nunggu di situ. Oke Dek, mari kita sarapan dulu sambil cek kondisi badannya lagi. 

Setelah menghabiskan satu setengah porsi pancake yang montok ini, sepertinya Keyaan kembali sehat:D
source : dokpri
Senang juga play-work sambil ngedate sama Keyaan.  Apalagi dia juga anteng selama film diputar, eh malah sempat berbisik, "Mama, Keyaan seneng nonton filmnya," padahal kenyataannya dia lebih banyak nonton Youtube sendiri di smartphone ^ : ^

Setelah pemutaran film, acara dilanjutkan dengan diskusi. Sempat deg-degan juga, takut nggak bisa ngikutin diskusi dengan tenang. Soalnya kalau Keyaan bosan, tamat deh segala sesuatu... yu dadah yu baybay pasti ngajak pulang. Tapi untungnya kafe tempat diskusi tempatnya asyik, di depan kafe ada kolam yang ikannya boleh bebas dikasih makan. 

Dengan berbekal makanan ikan seharga IDR 10.000, anteng deh para bocah. Ibu-ibunya juga anteng di
dalam kafe menyimak diskusi. Saya sih tetap sesekali nengokin dia, takut tiba-tiba lepas sepatu kemudian ngubek
kolam kan berabe urusannya.
source : dokpri

Beres di acara pertama. Kita bakal lanjut ke acara berikutnya. Yaiy! Masih semangat Dek? Masiiiih... ya masihlah setelah disuguhi baskin robbins rasa bublegum *huhuhu...*


Iya, memang nggak tanggung-tanggung perjalanan kami hari ini, habis dari daerah Senayan kami lanjutkan menuju ke Tangsel, karena tempat diselenggarakannya Korean Content Expo itu di gedung ICE BSD. Transportasi pun ganti dari travel - busway jadi taksi - KRL. Namanya bocah, asyik-asyik aja bisa jalan-jalan seperti ini, nggak kelihatan capek sama sekali. Thanks to Tempra, Keyaan sehat-sehat aja nih selama perjalanan.

Bersyukur banget tiba di ICE sebelum hujan deras. Saya dan Keyaan enjoy berbaur di suasana Expo yang meriah. Si bocah dengan happy menjelajah dan paling betah di pavilion game dan tv cartoon. Ketemu deh sama teman-temannya sebangsa Pororo, Robocar Poli, Kongsuni, dkk. 

It's a simple way... tapi lihat dia happy kok ikutan happy juga ya mama *looove Keyaan*
source : dokpri

Keyaan juga baik hati, mau-mau aja disuruh fotoin Mama bersama drama-drama kesayangannya
walau sebatas poster doang
source : dokpri
Tapi saking lincahnya bocah itu bergerak sana-sini, sempat ada tragedi nih. Pertama, di Pavilion Anime. Keyaan hilang di tengah orang-orang yang lalu-lalang. Asli! dia lenyap dari pandangan mata. Anaknya emang nggak mau dipegangin dan lincah banget ke sana- sini, ampuuun deh, jantung rasanya mau berhenti. Akhirnya, dengan mengabaikan rasa malu, saya teriak-teriak aja manggilin namanya, berharap dia dengar suara mamanya dan nyamperin. Alhamdulillah cara saya itu berhasil, walau volume suara harus pol-polan saingan sama musik pengiring dance battle di panggung utama. Nggak berapa lama ada yang nepuk pantat, sambil nyengir. Dih, Keyaaaan...

Kedua, dia blusukan di antara penonton di depan panggung utama. Ikut-ikutan nonton dance battle. Ya ampuuun, Dek, nonton mbak-mbak pakai rok mini jejingkrakan ala girl band apa nggak pusing? Setelah ikut berdesakan, ketemu juga si bocah dan langsung tarik aja tangannya. Ajak keluar dari hall, menuju lobby dan cari makanan. Aman deh.

Nggak kerasa hari udah sore aja dan cuaca masih mendung. Setelah patah hati karena hanbok nggak ada yang cukup *udah yaaa nggak perlu dibahas* dan takut kemalaman, saya mengajak Keyaan pulang, karena perjalanan dari BSD ke Serang masih lumayan panjang.

Tiba-tiba Keyaan nggak mau naik taksi ke halte tempat naik bus, katanya kalau naik taksi pusing *halah*, dan dia minta naik Gojek aja. Rupanya dia pengen nyoba naik gojek *yaelah Dek, sama aja kali dibonceng Papa cuma beda warna jaket doang* tapi tanggung pengen menyenangkan hatinya, jadi saya turut aja. Jadilah kami pun menumpang gojek.

Apa mau dikata, di tengah perjalanan gerimis pun turun. Pak Gojek pun sigap meminjamkan jas hujan. Saya dan Keyaan pakai satu jas hujan bersama. 

"Jas hujannya jangan nutupin dong, Ma. Keyaan mau lihat dunia."

Halah, lihat dunia lah bahasanya. Pak Gojek sampai terkekeh. Oke fine, jadi jas hujan saya pakai sepotong plus ngerudungin Keyaan dari batas kepala sampe badannya. Kemudian terjadilah percakapan sebagai berikut:

"Ma, tadi difoto sama artis ya."

"Iya, emang kenapa?"

"Bukannya yang baju putih ya, yang artis." (maksudnya Atikah Hasiholan)

"Yang difoto sama Mama itu suaminya, abis Mama males difoto sama tante itu. Ketinggian, kasian dia nanti harus bungkuk-bungkuk." ( padahal emang minder aja :D )

"Mama sih banyak makan sama minum kopi, minum susu dong biar tinggi..."

Demi apa sih Dek harus ngomong gitu coba. Dan, hey... Pak Gojek kenapa bahunya terguncang-guncang gitu. Nggak tahu ya, Pak, kalau ngetawain penumpang itu termasuk pada pelanggaran hak konsumen. Uuuh... bawa bocah doyan ngoceh memang risikonya berat.

Dan sesampainya di Serang kami juga nggak bisa langsung pulang ke rumah, karena saya ada janji juga sama teman. Sama anaknya teman, tepatnya, mau bantuin tugas wawancara. Katanya sih tugasnya harus mewawancara tokoh masyarakat. Lah saya tokoh apaan? Untungnya label pengarang buku cerita anak masih laku, proposalnya udah di-acc Bu Guru jadi sah dong wawancaranya :)))

Sampai di rumah udah jam 21.15 WIB, capeknya baru berasa, POL!

Whoaaam... ngantuk banget... untung ada Tempra jadi Saturdate saya sama Keyaan berjalan dengan sukses *lirik sebelah* yaaa udah tidur aja dia. Ya, udah saya juga mau tidur. Sampai ketemu di lain cerita ya...


Love,





"Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho."

CONVERSATION

16 komentar:

  1. Hihi gemesiin dek keyaan, ntar ikut terus yaaa sama Mama hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buuu Dedew, kalo ajak Keyaan terus tekor honor... jajaaan melulu :D :D

      Delete
  2. Hihi gemesiin dek keyaan, ntar ikut terus yaaa sama Mama hihi

    ReplyDelete
  3. Halo dek Key, ayo bikin mama deg2ab terus. Ajakin mama jln2 bareng Ranu yuuj. Hehehe.

    ReplyDelete
  4. Nanti ajak ke Mujigae mba kekkeke

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah jajannya entar lebih banyak... wkwkwk

      Delete
  5. Keyaan kamu lucu banget, semoga kesampean ya berenang bareng hiunya. Tapi hiu jinak yaaa, jangan yang ganas

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin... ahahah hiu jinak yang masih cilik-cilik ya Tante Windah :)

      Delete
  6. anakku suka robocar poli, eventnya udah selese yak mbak :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Maria, acara yang di ICE itu dari tgl 6-8 Oktober aja

      Delete
  7. Waaah senangnya yang Saturdate sama Keyaan, malah pengen pake gojek daripada taksi biar bisa liat dunia ya.. hihihi Anak2 emang paling bisa merangkai kata2 ya mba :) Alhamdulillah semua aman terkendali karena sedia tempra buat halau demam

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya walau repot ada senengnya juga jadi ada temen ngobrol :D

      Delete
  8. seruuu...
    salam kenal ya bu :)

    ReplyDelete
  9. oh obat penurun panas yg cocok untuk antak itu Tempra.. baiklah *brb ke apotik*

    ReplyDelete

Back
to top