BERBAGI VIRUS CERIA SETIAP LEBARAN TIBA




Kamiii... Pramuka Indonesia...
Manusia Pancasila...

Hahay... ada yang masih ingat atau malah nggak tahu lagu itu? ^:^ Lagu itu kayaknya cocok deh dijadikan theme song postingan ini. Soalnya gara-gara ikut kegiatan pramuka, saya bertemu dengan para sahabat yang akan saya ceritakan di sini.

Persahabatan kami dimulai sejak tahun 1988. Saat itu kami masih duduk di bangku sekolah menengah pertama tahun kedua. Pada tahun itu, rata-rata regu pramuka putri di angkatan kami mulai ompong, karena sebagian anggotanya berhenti mengikuti kegiatan pramuka.

Yang tersisa tinggal 10 orang termasuk saya, akhirnya kami pun berkoalisi. Pada bulan Juli tahun 1988, bendera Regu Padi (karena nama bunga untuk nama regu sudah terlalu mainstream) mulai berkibar. Dan selama dua tahun itulah kami banyak menghabiskan waktu bersama. Suka-duka dibagi rata. Mulai dari berbagi surat cinta *hahaha* sampai bareng-bareng "disiksa" latihan oleh Kakak Senior, menjelang lomba-lomba kepramukaan tiba.



Pick me... Pick me... Pick me up... hahaha... eh ini bukan girl band K-Pop.
Ini Regu Padi dengan kekuatan penuh :D

Ketika tiba masa melanjutkan ke sekolah menengah atas, kami pun berpisah. Saya dan tiga teman lainnya diterima di sekolah yang sama, sedangkan yang lainnya berpencar. Di tahun pertama masa SMA, beberapa kali kami masih main bareng. Tapi, karena kesibukan sekolah, teman main baru, punya pacar *eh*, dan lain-lain, kami mulai jarang menghabiskan waktu bersama lagi.

Terakhir bertemu mereka  adalah pada hari pernikahan saya, itu pun tak semua bisa datang. Kemudian saya merantau ke kota lain, dan blassss... saya dan mereka pun hilang kontak. Ya, maklum lah pada era 90-an, ponsel dan internet masih menjadi barang mewah (untuk saya).

Tren Friendster pun datang, saya melihat satu dua sahabat menjadi anggota juga. Tapi untuk menyapa masih ragu, karena selang waktu yang cukup lama nggak berkomunikasi jadi bikin segan. Baru ketika Facebook menyerbu, segalanya menjadi mudah. Kontak yang terputus dengan teman-teman lama, satu per satu mulai terangkai kembali.

Tahun 2009, angkatan kami di sekolah menengah pertama mengadakan reuni. Saat itulah pertama kali kami berkumpul kembali, walau personil yang hadir nggak lengkap. Anehnya, pada pertemuan pertama itu kami tak merasa asing. Persahabatan langsung klik kembali, seolah-olah tak ada selang waktu yang memisahkan kami.


Tahun 2009 pertama kumpul lagi di reuni SMP ( dua orang sedang hamil besar).
Berfoto wajib dengan guru matematika terkiller pada zamannya :D
Sayangnya member regu kurang  lengkap, jadi menyewa member pengganti :D 

Setelah pertemuan pertama itu, akhirnya acara kumpul-kumpul kami menjadi rutin setiap tahun. Karena tempat tinggal kami berjauhan (yang ada di Bandung tinggal dua orang)-- saya di Serang, satu di Bekasi, empat di Jakarta, satu di Jogja, bahkan pada  tahun-tahun itu seorang member turut suami yang sedang bertugas di Paris-- momen yang paling pas untuk ketemuan ya kapan lagi selain Lebaran. Semua pasti mudiknya ke Bandung :D

Walau agak susah menyamakan jadwal, karena terbagi dengan waktu acara silaturahmi keluarga, namun kami tetap mengusahakan bisa bertemu. Nggak lama sih, paling sejam dua jam aja, yang penting happy.


Kalau nggak sengaja meluangkan waktu ya nggak ketemu :D.
Tahun 2011 yang paling POL, karena semua member bisa hadir.
Tahun 2012 itu sekalian sama reuni akbar SMP seluruh angkatan.

Tahun 2013 - Picture by Nieke Dew
Setiap kumpul-kumpul pasti ada "susuguh" jajanan khas Parahyangan

Tahun 2015 kumpul-kumpul dalam rangka  housewarming party, sekalian merayakan ultah Padi yang ke 27 tahun

Tahun 2015, wajib kumpul karena salah satu member mudik dari Paris :D

Yang paling seru, yang terbaru! Lebaran 2016


Dresscode - beruntung kita punya stylish andalan, yang punya networking luas mulai dari Tamcit sampai ol-shop di IG (sekalian ngebayarin, hahah). Seru deh kalau udah share-share foto dan bahas calon dresscode di grup Whatsapp. Suami pernah komentar, katanya, kumpul bertujuh aja repot banget harus pake "seragam" segala. Yee... justru di situ lah uniknya kami. Rempong dan riuh. Urusan baju aja bisa jadi komedi, dan ketawa kan obat stress paling mujarab, toh. 

Pssst... baju kece-kece gitu murce-merice lho harganya. Serius... pokoknya semua harganya dibawah... ah rahasia ah... tebak aja sendiri. Nggak perlu mahal kok buat tampil gaya, yang penting ceriaaa.

Tempat Jajan -  ini pun pertimbangannya nggak harus yang lux dengan harga makanan-minuman yang mahal. Yang penting tempatnya cozy, dekorasi cetar buat foto-foto alias Instagramable *hahaha*.  Prinsip kita mah ekonomis, kalau ada tempat makan keren buat foto, yang enak dan murah, why not kan? yang penting bahagia.

Obrolan Nostalgia - obrolan tentang masa kecil menjadi penyegar di setiap pertemuan kami. Cerita-cerita lucu masa remaja cupu kerap mengundang tawa keras yang panjang. Kisah si gebetan sampai yang berstatus mantan sekarang begini-begitu juga jadi bahan tawa sekaligus hela napas *hahahah... lho kenapa?*. 

Terselip juga obrolan tentang teman-teman lain, ada yang membahagiakan, ada yang membuat kita jadi turut prihatin, ada juga yang bikin pengin nampol *eh*. Tapi, yang bikin sebal itu umurnya nggak lama, pasti akhirnya jadi komedi juga dan ketawa lagi deh kita.

Obrolan Serius - biasanya kalau udah capek ketawa-ketawa dan kekenyangan, susana berubah jadi serius. Sahabat-sahabat saya itu, walau termasuk golongan rakyat Indonesia yang sukses (kalau saya... sukses biasa-biasa aja *nyengir*) tapi baik hati. Karena berasal dari berbagai kalangan, otomatis banyak pengalaman yang bisa kami share

The most favourite topic adalah value of life. Sharing-nya Bu Dir kami yang berwawasan luas menjadi kuliah berharga. Lanjut dengan diskusi marriage-problem dan parenting bersama Bu Psikolog. Lumayan kan dapat konseling gratis. Kami berbagi suka juga duka kembali. Tentu saja yang kami hadapi di masa kini berbeda dengan masa remaja dulu. Namun, sekuat hati semua cerita duka yang ada, kami tutup kembali dengan tawa. 

Bintang Tamu - karena grup kami ini dikenal sebagai grup yang rame dan supel (bukan yang congkak bukan yang sombong), tentu banyak teman-teman lain yang cukup dekat di lingkungan kami. Kadang-kadang kami sengaja mengundang teman-teman yang asyik, tujuannya supaya suasana ketemuan tambah meriah lagi. Tak jarang suara tawa lebih membahana efek dari dongeng-dongeng seru para sahabat itu. Kalau udah begitu, judul pertemuan kami berubah menjadi "Padi & Friends" *hahaha...*



Perhentian kedua di sebuah cafe cozy yang lucu buat foto-foto. Padi & Friends

Ide Aneh - pertemuan kami juga kerap diisi dengan ide-ide segar, mulai dari yang "benar" semacam ide memulai bisnis-apa-gitu-yuk atau piknik-kemana-gitu-yuk, walau kadang ide-ide itu hanya tinggal cita-cita semata *hihihi*. Tapi ada juga ide spontan yang aneh (dan kayaknya hanya kami yang mampu seperti ini). Jadi, ceritanya pada pertemuan terakhir itu, kami bikin video ucapan selamat hari raya untuk suami-suami yang nggak ikut hadir. Biasaaa... modus supaya pertemuan berikutnya lancar tanpa kendala izin *hahay*



video
Ini video untuk Pak Kunkun ^:^ (suami siapa ayo...)
Total kami membuat tujuh video pendek seperti ini. Bikin haus dan akhirnya 
pesan lagi minuman untuk yang kesekian kalinya berikut cemilannya juga :D 


Gembira adalah landasan dasar persahabatan kami sekarang. Pokoknya setiap kumpul kami saling menulari dengan virus ceria, alat injeksinya ya canda dan tawa. Ada pepatah bilang, orang yang banyak tertawa dalam hidupnya, umurnya akan lebih panjang daripada yang selalu bersedih hati. Yang jelas sih bikin awet muda.

Demikian Cerita Lebaran Asyik versi saya. Semoga bisa menginspirasi "relationship-goal" yang sehat dengan para sahabat yang sedang terpaut jarak, atau bahkan terputus kontaknya. Jujur saya sih inginnya bisa meluangkan waktu lebih sering dengan sahabat-sahabat saya itu, nggak harus menunggu Lebaran, misalnya bareng-bareng datang ke acara yang menarik.

Nah, di bulan Agustus nanti bakal ada acara yang seru sekaligus bermanfaat nih. Acara ini diselenggarakan dalam rangka merayakan hari Hijaber Nasional. Wah, saya juga baru tahu kalau di Indonesia ada hari nasional untuk  Hijaber.  Penginnya sih ke sana ngajak para sahabat, coba ah nanti didiskusikan di grup Whatsapp. Siapa tahu kamu juga mau hadir bareng sahabat, simak informasi acaranya di bawah ini:


Nama Acara : Hari Hijaber Nasional

Tanggal : 7 Agustus 2016 - 8 Agustus 2016

Tempat : Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat




CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

Back
to top