BIBIR IMPIAN: GLOSSY WET COLOR TANPA TERLIHAT "MENGERIKAN"


Bibir saya termasuk bibir yang susah ditempeli bibir... eh... lipstik. Dulu, semasa remaja ngarep banget punya bibir yang merah alami, merona segar, dengan sedikit kilatan lipgloss, seperti milik cewek-cewek populer di sekolah. Namun apa daya saya dikaruniai bibir dengan warna gelap, walau dari size dan bentuk masih bagus lah (menurut saya dan suami) hehe...



foto: www.foxinflats.com.au

Bagi pemilik bibir berwarna gelap seperti saya, memilih lipstik itu mungkin jadi perjuangan tersendiri. Saya terpaksa membunuh keinginan memakai lipstik dengan warna-warna pastel. Lipstik bermoisture pun menjadi pantangan, karena tidak bisa menempel sempurna di bibir antik saya. Lupakan juga lipshine dengan warna-warna yang memikat hati. Karena kalau saya memakai lipstik model begini, alih-alih tampak menawan, bibir saya jadi kinclong berlebihan laksana habis makan gorengan seplastik gede. Big No... akhirnya saya putus hubungan dengan lipstik cair. Satu-satunya jenis lipstik yang bisa saya pakai ya jenis colorstay atau yang bertekstur creamy. 


Minggu lalu, saya mampir ke counter Revlon (memang lagi butuh lipstik baru), ketika sedang asyik melihat-lihat produk yang biasa saya pakai, Mbak SPG-nya menawari saya lipstik keluaran baru. Pas saya lihat jenisnya, sontak saya menggeleng. Cair... nggak ah. Untung saja si Mbak memaksa saya mencoba dulu produk baru itu, dan saya pun pasrah. Penasaran juga lihat warnanya yang molek-molek. Saya memilih warna gelap dulu.

foto: dokumentasi pribadi
Olesan pertama... kedua... waw... saya kok merasa lisptik ini oke ya. Ketika melihat hasil akhirnya pun tampak tidak "mengerikan". Si Mbak SPG bilang, itu produk baru namanya Revlon Colorstay Moisture Stain

Selidik punya selidik kenapa si lipstik ini walau jenisnya cair tapi bisa klop dengan bibir saya, ternyata lipstik ini dibuat dengan memadukan tiga formula yang pas banget untuk bibir impian saya: colorstay-creamy-cair. 

Selain itu Revlon Colorstay Moisture Stain  juga mengandung vitamin E dan aloe, nggak heran saat diaplikasikan di bibir terasa sejuk, lembab tanpa rasa lengket.
 
Seperti yang dijelaskan di situs resmi Revlon, Revlon Colorstay Moisture Stain memiliki dua belas pilihan warna (shades), tetapi di promo banner yang saya lihat di counter hanya ada sepuluh shades saja. Nama-nama shades-nya juga unik karena diambil dari nama-nama kota besar di dunia, seperti Los Angeles, New York, Barcelona, London, dan seterusnya. Saya memilih shades Stockholm Scene, warna bernuansa cokelat, warna kebangsaan saya.


foto: dokumentasi pribadi
Dari segi harga yang hanya Rp. 89.000, kekerenan Revlon Colorstay Moisture Stain setara dengan lipstik seharga Rp. 300.000 (pernah dapat oleh-oleh dari teman). Wah, tampil kece nggak perlu pake mahal kan? Saya aja udah niat beli lagi nih, mau coba shade yang lain.

Makanya, kalau pengen dibilang "kece ih", "lipstiknya keren deh", atau dicuri-curi pandangin, coba deh pakai lipstik jenis ini. Jangan takut nggak cocok dengan warna kulit, soalnya shade pilihannya sudah disesuaikan dengan warna kulit mulai dari kuning, putih, sampai yang gelap. 

Nah, kalau sudah merasakan betapa kerennya produk ini, share pengalaman kamu dengan Revlon Colorstay Moisture Stain lewat kontes cerita #MyStainBeautyStory. Siapa tahu dapat hadiahnya, lumayan kan nambah koleksi make-up. Good luck, ya!












CONVERSATION

4 komentar:

  1. Samaaaaa... aku juga ga pede pake lipstik warna pastel. Tapi yang merah juga sama. Cocoknya yang agak kecokelatan-emas gitu. Duh... mupeng euy sama Revlon Colorstay Moisture Stain ini. Belom pernah punya deh yang cair begini....

    ReplyDelete
  2. Nia cobain geura... bagus di bibir, buat sehari-hari juga gak terlalu "gonjreng", kalau buat acara-acara resmi coba yang merah cabe... wih bakal menantang... hahaha

    ReplyDelete
  3. Pas lagi butuh lipstik, pas dapet rekomendasi.
    Aku mau nyoba ah, Teh XD Siga anu enakeun.

    ReplyDelete
  4. sok geura cocok di bibir Eva yang imut mah, pakenya warna lembut tapi terang... tambah geulis. Yakin!

    ReplyDelete

Back
to top